Keajaiban Sembuh dari Lumpuh Tidak dapat berjalan


Cerita Keajaiban “Sembuh dari Lumpuh, berkat Air Wudhu”

Kisah ini saya ketik bebas dari majelis ilmu bersama Bang Ubaid di Suatu Jumat sebelum Ramadhan, di Kota Semarang.

Ditengah tengah menjelaskan sunnah-sunnah Wudlu, bang Ubaid menceritakan kisah yang membuat saya, tak kuasa menahan air mata, ketika mendengar sang anak tuan rumah, sembuh dari lumpuh (tak bisa berjalan ) berkah air wudhu dari serombongan tamu yang menginap di rumahnya .

Syahdan, di gurun pasir, terdapat gerombolan penyamun yang merampok dagangan kafilah -kafilah yang lewat,

Gerombolan itu, beroperasi penuh selama setahun, berpindah-pindah sesuatu target korban yang telah dipetakan oleh para perampok tersebut.

Suatu ketika, di gurun pasir yang lain, karena hari telah malam, mereka melihat ada satu rumah di suatu tempat, daripada kemalaman di gurun pasir, maka mereka memutuskan untuk mendatangi rumah tersebut dan berniat menginap.


Malam itu, para perampok tidak menyakiti tuan rumah, justru mereka berpura -pura sebagai Khalifah yang kemalaman di jalan, dan mereka pun berdandan ala orang Sholih, dan ketua mereka memakai baju ala Syeich – agar dianggap sebagai orang alim.

” Assalamualaikum,” salah satu dari gerombolan mengetuk pintu rumah.

“Waalaikumussalam,” Tuan rumah membuka pintu. Penuh kaget, gembira dan penuh baik sangka kepada tamu tamu nya, maka dipersilahkan masuk dan dijamu semampu nya oleh tuan rumah.

Karena melihat, pakaian tamu tamu nya seperti orang alim, maka tuan rumah menyediakan tempat wudhu, air Wudlu, dan mempersilakan tamu tamu nya untuk Wudlu dan sholat Isya.

” Ya Syeich, tuan guru dan tuan tuan sekalian, sudah saya siapkan tempat Wudlu dan sholat, silakan, sebelum istirahat malam ini,”

“Terimakasih,” maka para perampok yang pura pura sebagai orang alim tersebut, terpaksa pura pura Wudlu dan sholat agar tuan rumah tidak curiga.

Malam berganti pagi, para tamu tamu itu pun pamit pergi dan berterimakasih pada tuan rumah.

**””**

Setahun berlalu, para perampok itu pun sampai lagi di rumah tuan rumah yang dulu pernah menjamu mereka.

” Assalamualaikum,” seorang dari rombongan perampok mengetuk pintu. Setelah mereka semua berganti baju sebagai orang alim sebagaimana akal akalan mereka setahun yang lalu.

” Waalaikumussalam, Masyaallah Syeich, silakan masuk, mari masuk, saya menunggu Anda dan Akhirnya Anda datang juga.

Para perampok yang menyamar itu pun heran, dengan kegembiraan tuan rumah. Belum selesai herannya, tiba tiba ada anak laki laki berlari dari dalam rumah keluar rumah.

” Tuan, itu anakmu?” Kata pemimpin perampok yang menyamar sebagai Syeich.

” Betul Syeich,” jawab tuan rumah.

” Bukankah setahun yang lalu , dia lumpuh tak dapat berjalan ?”

” Betul Syeich, dan saya sangat berterima kasih atas karomah syeich sehingga anak saya secara ajaib dapat berjalan sejak kunjungan Anda setahun yang lalu.

” Apa yang terjadi?”

” Tanpa sepengetahuan Anda, saya siapkan air untuk Wudlu bagi Syeich, dan sisa air Wudlu itu saya basuhkan teratur kepada kaki dan anak saya, Alhamdulillah, anak saya sembuh dari lumpuh, berkat karomah Syeich dan sisa Air Wudlu dari Anda Syeich,” tuan rumah gembira dan ada bulir bening di mata nya menetes penuh haru dan bahagia.

Sementara itu, pemimpin perampok sangat terkejut mendengar cerita ini, begitu pula para perampok perampok lain yang menyamar sebagai murid Syeich.

*

” Ya Allah, hambaMu orang bejat , penjahat, dan Kau kabulkan doa tuan rumah melalui air Wudlu yang aku pakai berpura -pura,” sang pemimpin perampok merenung dalam hati. Dan hidayah datang, para perampok itu pun berhenti merampok dan berubah jadi orang baik.

***
Semoga jadi Hikmah.
BAHWA keajaiban – keajaiban hidup terjadi pada manusia yang berharap dan percaya keajaiban itu Ada.

Semarang, 30 Mei 2018
Ramadhan Berkesan
bit.ly/blog-yas
0821-4150-2649

Tentang ILYAS AFSOH

SURABAYA NLP HIPNOTIS HIPNOTERAPI PUBLIC SPEAKING MOTIVATOR INTERNET MARKETING COACH
Pos ini dipublikasikan di motivasi dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.