Mudik Aman Gembira Murah dan Sangat Berkesan (Catatan Ringan Sang Motivator)


Mudik Lebaran ke  Tenaru Driyorejo Gresik mengunjungi Mbah bari dan Mbah mut, bersama anak istri naik kereta api Maharani per orang Rp 49.000. Sangat murah karena kereta ekonomi. Kami duduk di kursi 15-16 D-E. Jadi kami berhadapan nomor ganjil genap. 

Sepanjang perjalanan kami bergembira, anak anak makan siang dengan bekal yang telah disiapkan istri dari rumah, sayur SOP, nuget, dan minumnya beli teh di minimarket di stasiun Tawang 2 botol. 

Jam 13.30 saya sholat dhuhur di Kereta, anak anak meniru ikut ikut sholat, sementara di bangku sebelah dua anak kecil melihat dan bilang mau sholat juga di kereta. 

Saya berfikir apakah memang di Kereta Api tak ada gerbong khusus untuk musholla? Sehingga penumpang harus sholat di kursi masing masing. 

Jam 15.00 saya pesan bakso mie buat anak anak. Plus jajanan kentang instan, (20.000 + 12.000): harga nya di atas harga normal di luar gerbong kereta. Maka tak heran bila banyak penumpang yang memilih bawa bekal daripada beli di kereta api (mahal). 

Saya perhatikan para pemudik membawa tas yang cukup besar, berat, atau memang itu sebuah konsekuensi mudik. Mungkin saja isinya baju ganti- . andai saja harga baju begitu murah seperti makanan minuman di warteg sehingga para pemudik tidak harus bawa pakaian yang begitu memberatkan. 

.

16.35 kereta Maharani sampai di pasar Turi, langsung disambut bapak bapak kuli panggul yang mencari nafkah dengan bekal tenaga. Maaf pak, saya mampu membawa barang bawaan saya, jadi belum ada rejeki buat Bapak panggul. 

Saya berhenti mampir ke Musholla nunggu istri sholat, Aufa minta ke toilet, lalu keluar nunggu jemputan langganan driver Uber mas Irul yang telah stand Bu di Depan Indomaret. 

 Dari pasar Turi ke Tenaru naik tol Demak turun gunung sari, sampai rumah jam 18.45. Karena padat nya lalu lintas. 

Ini mas terimakasih , Rp 120.000,- sudah termasuk parkir dan tol . Saya berikan ke mas Irul. Yang saya sedikit terkejut karena uang yang saya berikan ke mas Irul merupakan uang seribu ganjil yang saya kumpulkan (cari) sejak di Semarang. 

Hal yang berkesan saat mudik di Tenaru, saya berkesempatan ikut tahlil atas meninggalnya Mak warsimah, lalu takziyah Mak Asikah (Ibu Pak Suliyadi), bayar zakat buat Mak Nyai (emak nya Alm ustadz Nurchasan). 

Saat takziyah di pemakaman saya mencari jawaban, bagaimana kematian menjadi nasehat? Bahwa manusia hidup pasti mati, maka persiapkan bekal sebelum mudik sejati ke Akhirat ke hadirat Ilahi Rabbi (Allah SWT). 

Pembelajaran mudik kali ini, bahwa mudik lebaran tahunan merupakan pengingat bahwa suatu saat nanti kita bakal MUDIK KE KAMPUNG AKHERAT untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita di Dunia. 

Mari buat persiapan terbaik, bangun diri, menata keluarga, membesarkan bisnis, memberdayakan umat demi meraih Ridho Gusti ALLAH 

ILYAS AFSOH. TRAINER MOTIVATOR INDONESIA. 0821-4150-2649 TELKOMSEL. 

Tentang ILYAS AFSOH

SURABAYA NLP HIPNOTIS HIPNOTERAPI PUBLIC SPEAKING MOTIVATOR INTERNET MARKETING COACH
Pos ini dipublikasikan di blog trainer motivator dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.