Menulis Ketika Menunggu

Mereka bilang menunggu adalah pekerjaan yang menjenuhkan, apa benar ? Terlepas dari hal itu, kita bisa memanfaatkan waktu menunggu dengan menulis, menulis draft buku kita. Apabila anda bertanya kepada saya, materi apa yang akan kita tulis ketika menunggu ? Maka jawaban saya adalah menulis apa saja, menulis yang terlintas di benak dan pikiran kita. Ketika kita sempat menulis saat menunggu maka kita telah mengalihkan pekerjaan yang menjenuhkan menjadi kegiatan yang sangat kita sukai, menulis .

Menulis ketika menunggu ini saya dapatkan ketika saya sedang duduk di belakang menunggu para kepala sekolah se Kecamatan gayamsari sedang rapat membahas materi Persiapan ujian Nasional tahun ini. Saya menunggu Pak Yunus, karena tidak ada pekerjaan lain selain sms, update status Facebook, maka saya putuskan untuk menulis ketika menunggu. Praktek menulisnya yaitu saya membuka laptop dan mulai mengetik huruf per huruf tanpa memperdulikan diskusi para kepala sekolah yang mulai seru ketika membahas anggaran ujian nasional.

Awalnya saya agak kesulitan menyusun kalimat dari ide “menulis ketika menunggu”, saya sempat mandek kurang lebih 10 menit karena saya menulis dengan menggunakan kata “mereka”. Maksud saya menggunakan kata mereka adalah sebuah perwakilan dari sekelompok orang atau anggapan umum yang menyatakan menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Saya nekad menuliskan saja kalimat tersebut, tidak peduli apakah saya memiliki referensi (dasar) secara ilmiah tentang pernyataan tersebut. Saya menuliskannya untuk memancing ide di kepala saya.

Cara lain yang saya lakukan ketika menunggu dan ingin menulis tetapi kita tidak membawa alat tulis, kita bisa menulis di alam visualiasi kita. Menulis baris demi baris, melalui ucapan di dalam hati. Kita bayangkan tulisan kita kata demi kata tersusun di alam visual – alam yang hanya kita yang bisa melihatnya. Ketika saya melakukan cara ini,  menyalin tulisan di alam visual ke tulisan buku menjadi sangat mudah.

Iklan

Tentang ILYAS AFSOH

SURABAYA NLP HIPNOTIS HIPNOTERAPI PUBLIC SPEAKING MOTIVATOR INTERNET MARKETING COACH
Pos ini dipublikasikan di 2 Inspirasi Menulis Buku dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Menulis Ketika Menunggu

  1. Anna Chan berkata:

    menulis itu terapi kesuksesan loh, jadi dari pada menunggu tanpa berbuat apapun lebih baik mengisi waktu kita dengan menulis, nice

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s